Rumah » Blog » Berita Perusahaan » Fakta Hari Raya Waisak / Hari Lahir Buddha

Fakta Hari Raya Waisak / Hari Lahir Budha

Dilihat: 0     Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 22-05-2024 Asal: Lokasi

Menanyakan

tombol berbagi facebook
tombol berbagi twitter
tombol berbagi baris
tombol berbagi WeChat
tombol berbagi tertaut
tombol berbagi pinterest
tombol berbagi whatsapp
tombol berbagi kakao
tombol berbagi snapchat
bagikan tombol berbagi ini

Fakta Hari Raya Waisak / Hari Lahir Budha

   Shandong Huiyilai Mesin Makanan CO.,LTD dengan tulus berharap semua orang menikmati Hari Waisak. Berkat dan harapan terbaik.

    Hari Waisak juga dikenal sebagai Hari Waisak/Buddha Purnima/Hari Lahir Buddha adalah hari raya besar umat Buddha yang dirayakan oleh seluruh umat Buddha di seluruh dunia, dengan ritual seremonial besar. Hari ini sebenarnya memperingati kelahiran, pencerahan (nirwana) dan wafatnya (Parinirvana) Sang Buddha Gautama pada suatu hari.

Tanggal Hari Waisak bervariasi setiap tahunnya karena mengikuti penanggalan lunar. Karena beragamnya budaya Budha di seluruh dunia, hari Waisak dirayakan pada tanggal yang berbeda dengan tradisi yang berbeda. Pada Konferensi Persekutuan Umat Buddha Sedunia pertama yang diadakan di Sri Lanka pada tahun 1950, diputuskan untuk merayakan Waisak sebagai hari lahir Buddha. Dalam konferensi ini Maharaja Nepal meminta semua negara yang berpenduduk Budha, untuk menjadikan hari bulan purnama pertama di bulan Mei sebagai Hari Libur Umum bernama Waisak untuk menghormati Buddha, Penguasa perdamaian dan harmoni. Di Tiongkok dan Hong Kong, hari lahir Buddha dirayakan pada tanggal delapan bulan empat penanggalan lunar Tiongkok.

Pada Hari Raya Waisak, candi-candi Budha dihias dengan bendera dan bunga. Para umat diharapkan berkumpul di kuil sebelum fajar. Ritual upacara seperti pengibaran bendera Buddha dan pemandian Sang Buddha dilakukan. Para bhikkhu melantunkan himne dari tiga permata suci: Sang Buddha, Dharma (ajarannya) dan Sangha (murid-muridnya). Di malam hari, berbagai prosesi cahaya lilin diselenggarakan di jalan-jalan.

Sang Buddha menyebutkan satu-satunya cara untuk memberi penghormatan kepada-Nya dengan mengikuti ajaran-ajaran-Nya dengan sungguh-sungguh dan tulus. Jadi satu-satunya tujuan Waisak adalah untuk mengamalkan cinta kasih, perdamaian dan keharmonisan. Pada hari raya Waisak masyarakat pada umumnya melakukan perbuatan mulia seperti memberikan sumbangan kepada badan amal, menyelenggarakan kegiatan donor darah, membagikan bingkisan dan makanan kepada orang miskin dan membutuhkan, melepaskan hewan hasil tangkapan, mengambil makanan vegetarian dan lain-lain.


Blog Terkait

isinya kosong!

LINK CEPAT

KATEGORI PRODUK

HUBUNGI

   No.85, Jalan Mizhou Timur, Sub-Distrik Mizhou, Kota Zhucheng, Kota Weifang, Provinsi Shandong Cina
   +86- 19577765737
   +86- 19577765737
HUBUNGI KAMI

Hak Cipta©  2024 Shandong Huiyilai International Trade Co., Ltd. | Peta Situs | Kebijakan Privasi